• (0766)700-810

Unit Hemodialisa RSUD Bengkalis Memaparkan Data Hemodialisa di Forum Nasional

admin
20 Maret 2019
15:56
7 Kali Dibaca
Unit Hemodialisa RSUD Bengkalis Memaparkan Data Hemodialisa di Forum Nasional

JAKARTA, 23 Feburari 2018. Perwakilan RSUD Bengkalis (dr. Evan Hindoro) memaparkan data unit hemodialisis melalui presentasi ilmiahnya di forum nasional hipertensi (INASH ke-13). Presentasi ini dipaparkan di hadapan guru besar Dokter sub-Spesialis ginjal dan hipertensi (Prof. SuhardjonoSp.PD-KGH) berserta Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (DR. Dr. Saiful Rohman, SpJP (K)). Presentasi ilmiah ini direspon secara antusias dari kedua dokter tersebut karena melihat penelitian yang dilakukan RSUD Bengkalis merupakan data yang bernilai dan vital guna mengevaluasi program yang selama ini telah berjalan, terlebih untuk meningkatkan mutu pelayanan terutama di unit hemodialisa.

Unit hemodialisa merupakan salah satu layanan unggulan di RSUD Bengkalis yang sudah didirikan sejak tahun 2010 hingga saat ini. Yang mana kita ketahui hingga saat ini angka kejadian gagal ginjal terus meningkat, tidak terkecuali di Bengkalis. “Penyumbang terbesar gagal ginjal di unit hemodialisa kami adalah penyakit kronis metabolik dan degeneratif seperti diabetes mellitus / kencing manis sebanyak 45% dan hipertensi atau darah tinggi sebanyak 35%. ”ungkap dr. Evan Hindoro saat pemaparan tersebut.

Setelah mengumpulkan data dan melakukan analisis selama beberapa bulan, dr. Evan Hindoro, dr. Androcles Dwi Wirotama, dr. Stella Putri Wanda, dr. Rizka Oktaviana dan dr. Rhahima Syafril menemukan bahwa pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan pada pasien hemodialisa untuk tetap konsisten menjalani terapi pengganti ginjal dan pengobatan yang dianjurkan dan mengatur konsumsi cairan dan pola makan. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan kejadian rawat inap, kunjungan gawat darurat dan peningkatan pembiayaan kesehatan per tahun.

Tim yang di bawah pengawasan dr. Agnismaya Wonoagung SpPD, dr. Radhitiya SpPD dan dr. Arry Dewanto SpPD ini juga menekankan usaha pencegahan gagal ginjal untuk seluruh masyarakat kabupaten Bengkalis yang dapat dilakukan melalui program GERMAS dan panca usaha yang disingkat ‘SEHAT’, yaitu:

  1. Seimbangkan gizi dengan konsumsi buah-buahan dan sayur–sayuran setiap hari
  2. Enyahkan rokok
  3. Hadapi dan atasi stress
  4. Awasi tekanan darah, gula darah, kolestrol dan berat badan
  5. Teratur berolahraga minimal 30 menit/hari, 5 hari/minggu di rumah, perjalanan/tempatkerja

Plt. Direktur RSUD Bengkalis Dr. Ersan Saputra. TH mengatakan bahwa penderita gagal ginjal di Bengkalis memang menunjukkan grafik peningkatan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kebutuhan cuci darah juga secara otomatis meningkat. RSUD Bengkalis berkomitemen akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selain itu Dr. Ersan Saputra. TH juga mengapresiasi yang dilakukan oleh Dokter RSUD Bengkalis (dr. Evan Hindoro) dalam memaparkan data HD di forum nasional, semoga selanjutnya akan ada data atau penelitian unit-unit layanan lainnya yang akan dipaparkan di forum nasional, tentunya ini suatu prestasi yang membanggakan.